Pemerintahan

Blangko KTP-el Disduk Capil Jeneponto Kosong semenjak pilcaleg

Blanko KTP-el Disduk Capil Jeneponto Kosong Semenjak PilCaleg

JENEPONTO, PATROLIPOS.COM– KTP-el, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto kosong.

Kepada Patrolipos.com, Rabu (15/5/2019), Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dukcapil Jeneponto, Hj. Isnawati mengaku blanko untuk KTPel, mulai kosong sejak pilcaleg kemarin hingga sekarang.

“Jadi kalau ada pemohon yang mengatakan sengaja disembunyikan blanko KTP atau ada permainan, suruh orangnya datang ke kantor supaya dijelaskan,” katanya.

“Jangan membuat asumsi diluar lalu kemudian memposting di sosial media yang tidak – tidak,” ujur Hj. Isna.

Ia juga mengaku, mengenai blanko KTP-el, bukan hanya di Capil Jeneponto yang kekosongan. Hampir semua provinsi mengalami hal yang sama.

“Kalaupun ada KTPel yang tercetak, itu belum sempat diambil oleh pemohon. Kadang ada pemohon yang sudah dicetak KPTnya tapi belum diambil, nah pada saat ia datang baru dikasih. Jadi jangan salah paham,” tuturnya.

Untuk sementara kata dia, antisipasinya agar pelayanan berjalan, bagi pemohon dibuatkan Surat keterangan (Suket). Itu sama dengan KTP-el hanya fisiknya yang membedakan. Suket itu berlaku selama 6 bulan.

“Kami juga sudah menghubungi ke Jakarta persiapan disana hanya seribu. Semua kantor Capil di Provinsi dibatasi blanko, paling banyak hanya 1000 keping saja,” sebutnya.

Tambah dia, kalau jatah di pusat cuma 1000 keping blanko, tidak sampai satu minggu habis. Jadi kalau ke Jakarta hanya 1000 sama saja pemborosan anggaran.

Sementara pihaknya dalam satu hari kadang melayani pemohon dua ratus orang hingga lebih, jadi kalau hanya 1000, keping tidak sampai satu minggu habis, jelas Kibid.

Ditempat terpisah, Sekertaris Direktorat Jenderal Dukcapil RI, Veny, membenarkan hal tersebut.

Dikatakan Veni, blanko KPTel semua provinsi terbatas, dalam satu Kabupaten/kota, cuman dapatnya 1000 keping.

“Ia semua Capil dapatnya cuman seribu-seribu aja. Kendari juga cuman dapatnya seribu,” singkat Ibu Veny, lewat via telephone.

Editor : Samsir

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top